Senin, 23 Maret 2015

Demokrasi

1.      Pengertian Demokrasi
Kata ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία (dēmokratía) "kekuasaan rakyat",yang terbentuk dari δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (kratos) "kekuatan" atau "kekuasaan" pada abad ke-5 SM untuk menyebut sistem politiknegara-kota Yunani, salah satunya Athena; kata ini merupakan antonim dari ἀριστοκρατία (aristocratie) "kekuasaan elit". Secara teoretis, kedua definisi tersebut saling bertentangan, namun kenyataannya sudah tidak jelas lagi. Sistem politik Athena Klasik, misalnya, memberikan kewarganegaraan demokratis kepada pria elit yang bebas dan tidak menyertakan budak dan wanita dalam partisipasi politik. Di semua pemerintahan demokrasi sepanjang sejarah kuno dan modern, kewarganegaraan demokratis tetap ditempati kaum elit sampai semua penduduk dewasa di sebagian besar negara demokrasi modern benar-benar bebas setelah perjuangan gerakan hak suara pada abad ke-19 dan 20. Kata demokrasi (democracy) sendiri sudah ada sejak abad ke-16 dan berasal dari bahasa Perancis Pertengahan dan Latin Pertengahan lama.

2.      Sistem Pemerintahan Negara
Sistem pemerintahan adalah sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya. Sistem pemerintahan Indonesia adalah Sistem Presidensial. Pada Pembukaan UUD 1945 Alinea IV menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945, Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan, sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik.
Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik, Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi, “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar”.

3.      Tentang Perkembangan Pendidikan Bela Negara
Bela Negara adalah tekad, sikap dan tindakan yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia serta keyakinan akan kebenaran Pancasila sebagai ideologi negara dan kerelaan berkorban guna meniadakan setiap ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri, yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional serta nilai – nilai Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Berbagai akftifitas positif warga negara dalam menjalankan roda kehidupan masyarakat merupakan implementasi riil bela negara.
Terkait dengan globlisasi yang ditandai dengan semakin kuatnya pengaruh institusi kemasyarakatan internasional, negara-negara maju yang serta merta ikut mengatur percaturan perpolitikan, perekonomian, social budaya hingga pertahanan dan keamanan global.
Globalisasi yang disertai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetuhuan teknologi dan seni, utamanya di bidang informasi, komunikasi, dan transportasi, membuat  dunia menjadi transparan seolah menjadi hamparan luas yang tanpa batas. Kondisi ini menciptakan struktur baru, yakni struktur global.. Pada gilirannya akan mempengaruhi kondisi mental spritual Bangsa Indonesia selain itu pula globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga–lembaga kemasyarakatan internasional.
Untuk mengatasi segala kemungkinan tersebut diperlukan pembekalan kepada segenap warga bangsa suatu kemampuan bela negara sehingga berbagai kemungkinan yang sengaja mengancam kelangsungan hidup bangsa mampu di cegah secara dini. Kemampuan kemampuan ini dituangkan dalam bentuk pendidikan pendahuluan bela negara (PPBN) yang tujuannya untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Bangsa Indonesia telah bersepakat bahwa pendidikan bela negara melalui warga negara yang berstatus mahasiswa, dilakukan pendidikan kewarganegaraan/kewiraan.

4.      Proses Demokrasi
Demokratisasi yang terjadi di Indonesia dapat dikatakan hadir setelah orde baru berakhir. Munculnya tuntutan reformasi terhadap pemerintahan juga dibarengi dengan tuntutan demokratisasi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Adanya tuntutan seperti itu dikarenakan selama masa orde baru yang mengatasnamakan pemerintahannya sebagai “Demokrasi Pancasila” hanyalah sebuah kemasan luar, dalam prosesnya pemerintah orde baru mengkebiri kebebasan berekspresi, berkumpul dan mengeluarkan pendapat yang hal itu merupakan ciri dari demokrasi.
Pasca jatuhnya rezim orde baru proses pemerintahan berlangsung secara perlahan menuju ke demokratis. Adanya perubahan pola pemerintahan dari sentralistis ke arah yang desentralistis setidaknya memberi kesempatan awal dalam proses demokratisasi yang ada di Indonesia. Tata cara pemerintahan ke arah yang lebih demokratis juga diikuti oleh perubahan di bidang lain. Perubahan-perubahan kerangka kelembagaan lainnya, seperti adanya sistem multipartai, pelaksanaan pemilu yang relatif lebih demokratis, adanya pers yang bebas, dan upaya menjadikan birokrasi dan militer sebagai kekuatan profesional tetapi netral secara politik (Marijan, Kacung 2012: 1)
Gelombang demokratisasi itu muncul juga didukung dengan perubahan tata cara kepemiluan dan sistem kepartain. Munculnya perubahan di dalam sistem kepartain dan sistem pemilu itu, paling tidak, telah membuka ruang yang lebih besar kepada warga negara untuk terlibat lebih aktif di arena politik (Marijan, Kacung 2012: 2). Memang dimasa orde baru juga terdapat pemilu, tapi dapat dikatakan tidak demokratis karena pemenangnya sudah diatur oleh pemerintah itu sendiri. Pemilu yang diselenggarakan pasca setahun kejatuhannya yaitu pemilu di masa reformasi pada tahun 1999, mendapatkan animo yang sangat besar dari masyrakat Indonesia pada waktu itu. Dalam pemilu tersebut partai politik yang pada zaman orde baru hanya tiga partai politik, kemudian jumlah pesertanya membludak menjadi 48 partai politik. Partisipasi masyarakat dalam pemilu tersebut sebagai penanda keterbukaan saluran politik yang selama ini sangat dibatasi.
Tolak ukur berdemokrasi sebenarnya tidak hanya diukur melalui pemilu saja. Ada komponen-komponen lain yang mendukung proses berdemokrasi tersebut. Pelembagaan sistem politik yang demokratis  pasca reformasi juga menunjukkan proses demokratisasi yang ada di Indonesia. Tata cara pemerintahan dapat dikatakan sangat terbuka terhadap masyrakat. Adanya kebebasan dalam megeluarkan pendapat dan juga berkspersi, serta media massa yang independen membuat proses demokratisasi yang ada di Indonesia semakin menuju ke arah yang lebih baik

5.      Hubungan Demokrasi Pemerintah
Rumuan kedaulatan ditangan Rakyat menunjuk kan bahwa kedudukan rakyatlah yang tertinggi dan paling sentral. Rakyat adalah sebagai asal mula kekuasaan Negara dan sebagai tujuan kekuasaan Negara. Oleh karena itu “rakyat” adalah merupakan paradigm sentral kekuasaan Negara. Adapun rincian structural ketentuan – ketentuan yang berkaitan dengan demokrasi sebagai terdapat dalam UUD 1945 sebagai berikut :
a.   Kekuasaan ditangan Rakyat, terdapat di Pembukaan UUD 1945 alinia IV
b.  Pokok pikiran dalam pembukaan UUD 1945
c.  Undang – Undang Dasar 1945 pasal 1 ayat (1)
d.  Undang – Undang Dasar 1945 pasal 1 ayat 1 
e.  Pembagian kekuasaan
f. Pembatasan Kekuasaan

6.      Contoh Kasus Demokrasi
Situasi NKRI yang berhubungan dengan aksi demokrasi terbagi dalam periode–periode, yaitu:
a. Tahun 1945 sejak NKRI diproklamasikan sampai 1965 disebut periode lama atau Orde Lama. Ancaman yang dihadapi datangnya dari dalam maupun dari luar, langsung maupun tidak langsung, menumbuhkan pemikiran mengenai cara menghadapinya. Pada tahun 1954, terbitlah produk Undang–Undang tentang Pokok–Pokok Perlawanan Rakyat (PPPR) dengan Nomor 29 Tahun 1954. Sehingga terbentuklah organisasi–organisasi perlawanan rakyat pada tingkat desa (OKD) dan sekolah-sekolah  (OKS).
b. Tahun 1965 sampai 1998 disebut periode baru atau Orde Baru. Ancaman yang dihadapi dalam periode ini adalah tantangan non fisik. Pada tahun 1973 keluarlah Ketetapan MPR dengan Nomor IV/MPR/1973 tentang GBHN, dimana terdapat penjelasan tentang Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Lalu pada tahun 1982 keluarlah UU No. 20 Tahun 1982 tentang Ketentuan–Ketentuan Pokok Pertahanan Keamanan Negara Republik Indonesia, dengan adanya penyelenggaraan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara dari Taman Kanak–Kanak hingga Perguruan Tinggi.
c.  Tahun 1998 sampai sekarang disebut periode Reformasi, untuk menghadapi perkembangan jaman globalisasi maka diperlukan undang–undang yang sesuai maka keluarlah Undang–Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur kurikulum Pendidikan kewarganegaraan, yang kemudian pasal ini menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan Pendidikan Kewarganegaraan adalah hubungan negara dengan warga negara, antara warga negara serta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi harus terus ditingkatkan guna menjawab tantangan masa depan, sehingga keluaran peserta didik memiliki semangat juang yang tinggi dan kesadaran bela negara sesuai bidang profesi masing-masing demi tetap tegak dan utuhnya NKRI.

Sumber :

Senin, 01 Desember 2014

Manusia dan Penderitaannya

Tsunami di Aceh

Bencana alam yang pernah terjadi Indonesia salah satunya adalah tsunami, yang terjadi pada tanggal tanggal 26 Desember 2004 dengan ketinggian 35 m, dan menelan korban jiwa lebih dari 250.000 di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Afrika.
Penyebab terjadinya tsunami dikarenakan adanya gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, tanah longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau. Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut dimana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar.
Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi mega tsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. Gempa yang menyebabkan tsunami yaitu:
·        Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 - 30 km)
·        Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
·        Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
Pemerintah Indonesia, dengan bantuan negara-negara donor, telah mengembangkan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia. Sistem ini berpusat pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Jakarta. Sistem ini memungkinkan BMKG mengirimkan peringatan tsunami jika terjadi gempa yang berpotensi mengakibatkan tsunami. Sistem yang ada sekarang ini sedang disempurnakan. Kedepannya, sistem ini akan dapat mengeluarkan 3 tingkat peringatan, sesuai dengan hasil perhitungan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan.
Pengembangan Sistem Peringatan Dini Tsunami ini melibatkan banyak pihak, baik instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga internasional, lembaga non-pemerintah. Koordinator dari pihak Indonesia adalah Kementrian Negara Riset dan Teknologi (RISTEK). Sedangkan instansi yang ditunjuk dan bertanggung jawab untuk mengeluarkan Info Gempa dan Peringatan Tsunami adalah BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Sistem ini didesain untuk dapat mengeluarkan peringatan tsunami dalam waktu paling lama 5 menit setelah gempa terjadi. Sistem Peringatan Dini memiliki 4 komponen:
a.      Pengetahuan mengenai Bahaya dan Resiko,
b.      Peramalan, Peringatan, dan Reaksi.
c.      Observasi (Monitoring gempa dan permukaan laut),
d.      Integrasi dan Diseminasi Informasi, Kesiapsiagaan. 
Dengan menyampaikan info gempa/ tsunami lebih awal melalui SMS, Facsimile, Telepon, Email, RANET (Radio Internet), FM RDS (Radio yang mempunyai fasilitas RDS/Radio Data System) dan melalui Website BMG (www.bmg.go.id). Pengalaman serta banyak kejadian dilapangan membuktikan bahwa meskipun banyak peralatan canggih yang digunakan, tetapi alat yang paling efektif hingga saat ini untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah Radio. Oleh sebab itu, kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan Tsunami diminta untuk selalu siaga mempersiapkan Radio FM untuk mendengarkan berita peringatan dini Tsunami.
Alat lainnya yang juga dikenal ampuh adalah Radio Komunikasi Antar Penduduk. Organisasi yang mengurusnya adalah RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). Mengapa Radio? Jawabannya sederhana, karena ketika gempa seringkali mati lampu tidak ada listrik. Radio dapat beroperasi dengan baterai. Selain itu karena ukurannya kecil, dapat dibawa-bawa (mobile). Radius komunikasinya pun relatif cukup memadai.

Bencana ataupun penderitaan, diberikan Tuhan kepada kita dengan tujuan supaya kita memiliki hidup yang sesuai Ia minta. Dengan selalu berserah dan memohon pengampunan terhadap Sang Maha Pencipta agar kita selalu dilindungi dari segala marabahaya. Maka dari itu kesadaran diri untuk selalu taat pada-Nya sangat di perlukan dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendekatkan diri kita juga harus menjaga dan melestarikan sumber daya alam yang ada, karna bagaimanapun juga alam adalah suatu titipan yang Tuhan berikan untuk kita jaga. 

Jumat, 21 November 2014

Keindahan Alam di Indonesia


            Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
            Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya. 
             Sedari dulu Indonesia dikenal dengan negara yang memiliki pesona keindahan alam yang sangat luar biasa. Ini yang membuat banyak orang penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang Indonesia sehingga kita bisa lihat begitu banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke tempat-tempat wisata alam di Indonesia. Itu semua merupakan nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri dan jaga kelestariannya. Dan inilah berbagai macam pesona keindahan alam Indonesia yang terbentang luas dari Sabang sampai Merauke, yaitu:
1.      Pulau Weh, Nangroe Aceh Darussalam
      Pulau Weh merupakan pulau paling barat Indonesia yang memiliki panorama alam yang mengagumkan. Pulau ini menyediakan berbagai tempat-tempat wisata yang indah seperti pantai dengan pasir putih, pesona bawah laut untuk snorkeling/ diving, gunung api, dan lain-lain.
2.      Danau Toba, Sumatera Utara
      Danau Toba merupakan obyek wisata paling populer didaerah Sumatera Utara. Setiap tahunnya ada sekitar puluhan ribu wisatawan yang berkunjung kesana baik lokal maupun mancanegara. Perlu diketahui bahwa Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara.
3.      Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
      Kepulauan Mentawai tidak hanya dikenal sebagai kepulauan yang memiliki panorama alam yang indah dan juga masyarakat yang ramah, tetapi juga memiliki ombak pantai yang besar. Hal ini yang membuat banyak surfer lokal maupun mancanegara yang bermain surfing disana.
4.      Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.
      Keindahan alam Pulau Belitung terekspos secara besar-besar ketika menjadi latar film Box Office Indonesia yaitu Laskar Pelangi. Pulau yang kaya akan sumber daya alam timah itu memiliki pantai-pantai yang indah dengan pasir putih dan batu-batu besar yang artistik.
5.      Gunung Tangkuban Perahu dan Kawah Putih, Jawa Barat
      Wilayah Bandung Raya memiliki tempat-tempat wisata yang komplit, disana kita bisa wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, wisata kuliner, wisata belanja, dan wisata-wisata lainnya. Tempat-tempat wisata alam yang wajib dikunjungi diantaranya Tangkuban Perahu dan Kawah Putih.
6.      Gua Jomblang, Yogyakarta
      Meskipun namanya tidak terlalu populer, Gua Jomblang memiliki pesona keindahan alam yang tak terbantahkan lagi. Keindahan gua vertikal itu membuatnya dijadikan sebagai salah satu tempat pengambilan gambar untuk program acara Amazing Race Amerika.
7.      Gunung Bromo, Jawa Timur
      Gunung Bromo memiliki panorama alam yang sangat menarik dengan lautan pasir dan kawahnya yang eksotik. Pada saat hari libur, gunung ini banyak didatangi oleh wisatawan terutama untuk mereka yang ingin menyaksikan secara langsung pemandangan saat sunrise.
8.      Kawah Ijen, Jawa Timur
      Kawah Ijen merupakan salah satu tempat didaerah Jawa Timur yang harus dikunjungi oleh para wisatawan. Kawah Ijen menyuguhkan pesona alam yang luar biasa unik dan menawan. Disana juga wisatawan bisa melihat keunikan penambangan belerang yang masih tradisional.
9.      Pulau Bali, Bali
      Keindahan Pulau Bali sudah tidak diragunakan lagi, buktinya jutaan wisatawan baik lokal maupuan mancanegara datang kepulau tersebut setiap tahunnya. Tempat-tempat populer yang sering dikunjungi disana adalah Pantai Kuta, Ubud, Uluwatu, Tanjung Benoa, Tanah Lot, Bedugul, dll.
10.  Tiga Gili, Nusa Tenggara Barat
      Pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara barat dikenal dengan keindahan alam tiga gilinya yaitu Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Tiga pulau nan eksotis tersebut tak henti-hentinya dikunjungi para wisatawan terutama untuk mereka yang ingin menikmati keindahan pantai disana.
11. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat
      Selain memiliki panorama pantai-pantai yang indah, Lombok juga memiliki pesona gunung yang menawan hati yaitu Gunung Rinjani. Perlu diketahui bahwa gunung ini merupakan salah satu gunung favorit bagi para pendaki karena keindahan pemandangan alamnya yang luar biasa.
12. Danau Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
      Danau Kelimutu senantiasa mempesona, ini yang membuatnya senantiasa dikunjungi turis domestik dan juga mancanegara. Danau ini sangat unik dan tidak ada danau yang seunik Danau Kelimutu didunia ini, keunikannya adalah danau tersebut tiga warna air yang berbeda.
13. Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur
      Nama Pulau Komodo semakin mendunia ketika terpilih menjadi nominasi dan juga pemenang satu dari tujuh kejaiban dunia alam versi new 7 wonders. Pulau yang memiliki keindahan alam yang menakjubkan ini merupakan rumah bagi hewan purba yang bernama Komodo.
14. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur
      Pulau Derawan disebut-sebut sebagai salah satu dari sekian banyak surga tersembunyi di Indonesia. Derawan merupakan tempat terbaik untuk snorkeling karena terdapat berbagai macam terumbu karang yang indah dan aneka ragam ikan yang berwarna-warni.
15. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur
      Keindahan alam lainnya yang bisa dijumpai di Kalimantan Timur adalah Danau Labuan Cermin yang terletak di Kabupaten Berau. Air di Danau Labuan Cermin sangat jernih sehingga kita bisa melihat apapun yang berada didalam danau tersebut hingga kedalaman 3 meter.
16. Wakatobi, Sulawesi Tenggara
      Pesona keindahan perairan Indonesia sudah tidak diragunkan lagi, salah satunya adalah Wakatobi yang terletak di Sulawesi Tenggara. Keindahan panorama bawah laut Wakatobi membuat para wisatawan domestik dan asing selalu datang silih berganti setiap tahunnya.
17.  Bunaken, Sulawesi Selatan
      Sulawesi tidak hanya memiliki keindahan perairan di Wakatobi saja, tetapi juga di Bunaken yang ada di Sulawesi bagian utara. Bunaken merupakan tempat terbaik untuk penyelaman karena disana terdapat beranekaragam terumbu karang dan berbagai jenis ikan tropis.
18. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
      Siapa yang tak kenal Raja Ampat? Surga tersembunyi tersebut kini menjadi populer setelah terpublikasi secara besar-besaran diberbagai media lokal maupun asing. Perlu diketahui bahwa Raja Ampat merupakan taman bawah laut dengan keanekaragaman hayati terlengkap didunia.
19. Danau Sentani, Papua
      Salah satu tempat dengan keindahan alam luar biasa yang bisa dijumpai didaratan Papua adalah Danau Sentani. Danau ini tidak ubahnya seperti laut karena ukurannya yang sangat luas. Danau ini sangat indah karena dikelilingi oleh perbukitan yang hijau.
20. Carstenzs Pyramid, Papua
      Untuk para pendaki gunung, Carstensz Pyramid merupakan puncak yang harus didaki. Selain karena puncak pegunungan Jaya Wijaya itu merupakan bagian dari World 7 Summits (7 puncak dunia), pegunungan tersebut juga memiliki panorama alam yang begitu indah nan menawan.

      Nah itulah pembahasan mengenai 20 keindahan alam yang ada di Indonesia ini. Sebenarnya ada banyak sekali keindahan-keindahan alam Indonesia yang kita jumpai, tanggung jawab kita adalah menjaga pesona dan panorama alam tersebut agar tidak rusak. Kita semua tentu berharap agar keindahan alam Indonesia ini bisa mendatangkan keberkahan bagi masyarakat Indonesia. 
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Keindahan , http://www.invonesia.com/pesona-keindahan-alam-indonesia.html